-
Sepenting apa Nagorno Karabakh hingga diperebutkan oleh Azerbaijan dan Armenia?
-
Faisal Mursila
-

Foto: Aljazeera
Jakarta, MASYARAKAT.NET - Wilayah Nagorno-Karabakh menjadi rebutan yang memicu perang antara Azerbaijan dengan Armenia. Kota yang berjarak 270 km dari ibu kota Azerbaijan, Baku, itu memang punya catatan penting yang dapat memicu perselisihan.
Konflik di Nagorno Karabakh terbilang rumit, karena didiami oleh mayoritas etnis Armenia tapi diakui oleh internasional sebagai wilayah Azerbaijan.
Nagorno-Karabakh sendiri punya ibu kota bernama Stepanakert yang oleh etnis Azerbaijan menyebutnya dengan nama pra-Soviet Xankəndi yang bermakna desa orang Khan. Sedangkan bahasa sehari-hari yang digunakan adalah bahasa Hayeren (Armenia).
Luas wilayahnya mencapai 4.400 kilometer persegi dengan total jumlah penduduk sekitar 145 ribu jiwa. Untuk mata uangnya juga digunakan Dram atau mata uang Armenia.
Meskipun penduduk entik Armenia sempat memproklamirkan kemerdekaan Republik Nagorno-Karabakh pada 10 Desember 1991, namun dunia internasional tidak mengakuinya. Dengan demikian secara de jure Nagorno-Karabakh masih dianggap sebagai bagian dari wilayah Azerbaijan. Perselisihan memperebutkan Nagorno-Karabakh ini juga telah terjadi berkali-kali.
Lalu kenapa daerah ini pantas diperebutkan? Potensi energi cadangan minyak bumi dan gas alam yang luar biasa di wilayah Nagorno-Karabakh memang sangat menggiurkan. Tak heran jiak konflik ini juga melibatkan kekuatan besar seperti Rusia, Turki, dan Iran.
-
Baca Juga :
- Bantuan Gandum dari Indonesia Tiba di Gaza, Truk Berhasil Melintasi Pintu Rafah di Mesir
- Lebih dari 150 Warga Gaza Dapat Bantuan Sepatu dan Pakaian Musim Dingin
-
Selain itu, Sebelum mencuatnya konflik antara Armenia dan Azerbaijan seputar Nagorno-Karabakh, kota ini menghasilkan setengah dari seluruh produksi industri di wilayah otonomi.
Terkait siapa yang menjadi pemicu pertama meletusnya peperangan, kedua negara juga sama-sama mengeluarkan pledoi. Armenia menuding Azerbaijan lebih dulu memicu dengan melancarkan serangan bom.
Azerbaijan tak mau kalah, negara yang dipimpin Ilham Aliyev ini balik menuding jika Armenia yang memulai lebih dulu dengan menyerang wilayah Nagorno-Karabakh.
Seperti diketahui, Armenia sendiri mendapat dukungan dari Rusia yang memang punya pangkalan militer di negara tersebut. Sedangkan Azerbaijan mendapat dukungan penuh dari Turki di bawah pemerintahan Recep Tayyip Erdogan.[fm]
-
Update Info Covid 19 Nasional dan Internasional Disini:
-
Komentar :
-
Share :